Translate

Kamis, 09 Mei 2013

FAKTA & MITOS AIR MINUM



Tak ada makhluk hidup yang bisa hidup tanpa air. Air adalah unsur penting dalam kehidupan manusia. Manusia membutuhkan air bukan hanya untuk minum dan membersihkan badan, tetapi juga untuk kesehatan dan kekuatan tubuh.
Air merupakan bahan utama yang mengatur sistem tubuh. Tidak kurang dari 80 persen komponen tubuh terdiri dari air yang memegang peranan penting dalam metabolism, transportasi zat gizi, mengatur keseimbangan cairan dan garam mineral, melancarkan proses pencernaan, mengatur suhu tubuh, melindungi dan melumasi gerakan sendi dan otot
Mengingat pentingnya air dalam kehidupan, maka kandungan dalam air perlu diperhatikan untuk membuat tubuh tetap sehat. Air dalam kondisi tertentu bisa jadi berbahaya karena memiliki kandungan nitrit tinggi. Selain itu air dengan kondisi tertentu juga sering kali mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh.
Meski rasanya sederhana, tapi air minum masih menyimpan beberapa mitos dan salah pengertian. Ketahui mana pernyataan yang merupakan fakta dan yang cuma mitos.
1. Orang butuh untuk meminum 8 gelas air per hari.
Mitos. Meskipun air minum mudah didapat dan relatif ekonomis untuk menjaga cairan tubuh, namun sebuah rekomendasi dari Institute of Medicine menyebutkan kebutuhan air minum wanita per hari sekitar 2 liter atau 8 gelas, dan pria sekitar 3 liter atau 12 gelar setiap hari.
Namun, kebutuhan tersebut tak harus dipenuhi seluruhnya dari air putih. Kita juga bisa mendapatkannya dari jenis minuman lain seperti teh, susu, kopi, dan sebagainya. “Tidak ada yang dapat menentukan dari mana saja “delapan gelas air” itu berasal, namun saya percaya itu berasal dari batas wajar perhari yang direkomendasikan,” jelas Georgia Chavent, direktur Program Nutrisi dan Diet dari University of New Haven.
2. Air minum membantu menghilangkan racun-racun dari dalam tubuh.
Fakta. Meskipun air minum tidak sepenuhnya berfungsi untuk menetralkan racun, ginjal membutuhkan air untuk mengeluarkan racun-racun tertentu dari dalam tubuh. Jika Anda tidak meminum cukup air, maka ginjal Anda pun tidak tercukupi kebutuhan cairannya sehingga tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik.
“Jika tubuh tidak memiliki cukup air, maka sisa-sisa metabolism tidak akan terbuang secara efisien seperti yang seharusnya,” jelas Amy Hess-Fischl, dari Kovler Diabetes Center, University of Chicago. “Dampaknya adalah tubuh akan menyimpan racun di dalam tubuh, bukan mengeluarkannya. Padahal racun perlu dikeluarkan demi kesehatan.”
3. Air minum botolan dapat menyebabkan gigi keropos.
Mitos. Air minum botolan tidak menyebabkan gigi keropos, namun biasanya air minum botolan tidak mengandung fluoride, yang ditambahkan untuk membantu mencegah pengeroposan gigi.
“Fluoride adalah elemen penting dalam mineralisasi tulang dan gigi,” kata Constance Brown-Riggs, penulis dari buku The African American Guide To Living Well With Diabetes dan ahli gizi dari New York. “Dengan meningkatkan konsumsi air minum botolan, yang tidak ditambahkan fluoride, maka akan terjadi peningkatan kemungkinan pengeroposan gigi.”
4. Air minum dapat membantu menjaga kelembaban kulit.
Mitos. Meskipun air minum dipercaya dapat membuat orang cukup cairan sehingga dapat membantu tetap awet muda dan kulit kencang, faktanya jumlah air yang diminum hanya memiliki sangat sedikit efek untuk membuat kulit tetap lembab. “Meskipun dapat menjaga kecukupan cairan tubuh, namun meminum banyak air tidak dapat mencegah kulit kering,” kata Hess-Fischl.
Pada dasarnya tingkat kelembaban kulit tidak ditentukan pada faktor internal, melainkan faktor eksternal seperti lingkungan dan jumlah kelenjar minyak. Jumlah kelenjar minyak inilah yang menentukan bagaimana tingkat kelembaban kulit. Konsumsi air bahkan tidak dapat mencapai epidermis kulit, yang merupakan bagian kulit terluar.
5. Air minum dapat membantu menurunkan berat badan.
Fakta. Air minum tidak dapat secara khusus memicu penurunan berat badan, namun dapat membantu prosesnya. Air dapat menggantikan minuman berkalori dalam diet, sehingga dapat mengurangi asupan kalori. Air minum juga dapat membuat rasa kenyang sehingga mengurangi nafsu makan. Air minum, terutama air dingin, dapat berperan dalam meningkatkan metabolism.
“Sebuah studi mengatakan air minum dapat mempercepat pengurangan berat badan,” kata Tanya Zuckerbrot, ahli gizi dari New York. “Para peneliti di Jerman menemukan bahwa peserta percobaan dapat meningkatkan kecepatan metabolismenya sebanyak 30 persen setelah meminum sekitar setengah liter air.”
Berikut adalah kondisi air yang sebaiknya tidak diminum:
-Air yang sudah disimpan lama.
Air yang sudah lama disimpan tanpa diminum akan menyebabkan gangguan kesehatan karena mengandung zat yang bersifat toksik. Zat ini dapat mengganggu metabolisme tubuh sehingga dapat memperlambat pertumbuhan bagi anak dalam masa pertumbuhan. Sedangkan pada orang dewasa dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan dan lambung.
-Air yang tidak dimasak
Air yang tidak dimasak memiliki kecenderungan mengandung bakteri yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu air dengan kondisi seperti ini jika berasal dari ledeng memiliki kandungan klorin yang cukup tinggi akibat proses pemurnian. Pemasakan air hingga suhu mendidih yaitu 100 derajat Celcius dapat menghilangkan zat ini karena adanya penguapan.
-Air yang dibiarkan mendidih terlalu lama
Air dengan kondisi seperti ini memiliki kandungan logam berat dan nitrit yang tinggi. Mengonsumsi air dengan kondisi ini dalam jangka waktu lama dapat mengganggu fungsi lambung dan usus. Kandungan nitrit yang tinggi pada air dapat membuat tubuh kekurangan oksigen.
-Air yang dimasak kembali
Air seringkali dimasak kembali untuk tujuan membuatnya hangat. Namun, ini justru membuat kadar nitrit meningkat karena adanya penguapan kembali. Penumpukan nitrit di dalam tubuh dapat membahayakan kesehatan.
-Air sisa mengkukus
Air yang sudah digunakan untuk mengkukus memiliki kandungan nitrit yang tinggi, selain itu air ini dapat mengandung kerak yang dapat mengakibatkan perubahan patologis pada sistem pencernaan, saraf, saluran kemih dan pembuatan darah, bahkan mengakibatkan penuaan dini.

FAKTA ATAU MITOS : Biskuit yang Dicelupkan ke Teh Jadi Lebih Enak?



Kue kering, biskuit, atau cookies cocok dimakan sebagai sarapan sambil menyeruput teh atau kopi. Namun, ada juga yang mencelupkan kue kering ke dalam minuman. Konon, rasanya jadi lebih enak. Mengapa?
Untuk mengetahui penyebab pastinya, chef Heston Blumenthal bekerjasama dengan ilmuwan dari University of Nottingham, Inggris. Mereka mengembangkan sebuah alat bernama MS-Nose yang mengukur jumlah perisa (flavor) dan aroma yang dilepaskan di mulut ketika memakan atau meminum sesuatu.
Blumenthal memasukkan alat tersebut ke hidungnya dan mulai mengunyah biskuit digestive (semacam biskuit gandum) bersalut cokelat. MS-Nose kemudian mengirimkan datanya ke layar komputer, di mana kadar perisa yang dilepaskan digambarkan melalui grafik. Dalam roti atau kue kering terdapat methylbutanol, zat yang memberikan citarasa (taste) panggang atau malt. Ketika Blumenthal mengunyah kue kering, perisanya tercatat dengan grafik garis di layar. Namun, ketika biskuitnya dicelupkan ke air teh lalu dimakan lagi, garis tersebut langsung menanjak.
Ternyata, biskuit yang basah tak hanya melepaskan lebih banyak perisa, melainkan juga menyemburkan aroma dengan lebih cepat. Avinash Kant dari Flavometrix, produsen MS-Nose, menjelaskan perbedaan perisa (flavor), citarasa (taste), dan aroma. Citarasa terdeteksi di lidah, seperti rasa dasar asin, manis, asam, dan pahit. Di lain pihak, aroma dirasakan di saluran hidung, tepat di antara mata dan dibalik pangkal hidung. Teerdapat hubungan antara saluran yang melewati hidung, telinga, dan mulut. Ketika makanan berinteraksi dengan ludah di mulut, aromapun dilepaskan menuju hidung dari balik kerongkongan. Ketika citarasa dan aroma berpadu, terciptalah perisa dimana ada ribuan aroma dengan karakteristik yang sedikit berbeda. Inilah faktor utama yang menentukan perisa makanan. Makanya, biskuit yang dicelup dengan biskuit kering dapat dibedakan rasanya. Untuk mencapai hidung, aroma harus melayang dari biskuit ke udara. Semakin panas dan basah biskuit tersebut, semakin mudah aromanya naik. Umumnya, semakin panas makanan, semakin cepat pergerakan aromanya.

sumber: detik surabaya

Kamis, 28 Februari 2013

Lirik Lagu Bruno Mars - Grenade

Beberapa hari yang lalu, saya 'kebetulan" nonton TV Show acara pencarian bakat di salah satu TV Swasta dan mendengar lagu ini dan saya langsung suka dengan lagu ini ketika dibawakan oleh salah seorang peserta, so... saya langsung 'donlod' lagu ini 'n sembari mengutak-atik kriboku eh... kiborku saya bisa nyanyi2 kecil kayak orang o*&^%^./? sendiri. Jadi untuk teman2 yang lagi 'bete' sendiri di rumah, mendingan 'karaokean' dengan lagu ini 'n untuk memudahkan ini udah saya siapkan teksnya. Ok, kita langsung ke TKP....hehehe..... kaya Opera Van Java ya..... cekidot.....

Easy come, easy go
That's just how you live, oh
Take, take, take it all
But you never give
Should've known you was trouble
From the first kiss
Had your eyes wide open
Why were they open?

[Bridge]
Gave you all I had
And you tossed it in the trash
You tossed it in the trash,
you did
To give me all your love
Is all I ever asked
Cause what you don't understand Is

[Chorus]
I'd catch a grenade for ya
(yeah, yeah, yeah)
Throw my hand on the blade for ya (yeah, yeah,yeah)
I'd jump in front of a train
for ya (yeah, yeah, yeah)
You know I'd do anything
for ya (yeah, yeah, yeah)
Oh ho, I would go through all this pain
Take a bullet straight
through my brain
Yes, I would die for you, baby
But you won't do the same

No, no, no, no
Black, black, black and blue
Beat me 'til I'm numb
Tell the devil I said "Hey"
when you get back to where you're from Bad woman, bad woman
That's just what you are
Yeah, you smile in my face then rip the brakes out my car

back to [BRIDGE]

back to [Chorus]

If my body was on fire
You'd watch me burn
down in flames
You said you loved me,
you're a liar
Cause you never ever ever did, baby
But darling, I'd still catch a grenade for ya
Throw my hand on the blade for ya
I'd jump in front of a train for ya
You know I'd do anything for ya
I would go through all this pain
Take a bullet straight
through my brain
Yes I would die for ya baby
But you won't do the same
No, you won't do the same
Oh, you never do the same
No, you won't do the same
You wouldn't do the same
Ooh, you'd never do the same
Ohh, no no no

12 Kebiasaan Orang Jepang Yang Patut Ditiru



Mendengar kata Jepang,adalah terbayang sebuah negara yang kecil secara wilayah tetapi kemajuan ilmu dan teknologi serta ekonominya sudah sangat maju,hampir setara dengan beberapa negara maju di dunia baik dari Eropa maupun Kawasan Amerika sana.
Dari hasil jalan-jalan ke blog teman ,saya menemukan artikel yang menarik untuk dibagi di sini,karena artikelnya bersifat terbuka untuk dibagi maka saya edit dan tentu saja anda bisa masuk ke linknya nanti di bawah tulisan.
Kemajuan suatu negara atau bangsa,tidak terlepas dari kebiasaan-kebiasaan sehari-hari warganya itu sendiri,termasuk tidak ada salahnya kita meniru atau menyimak informasi tentang kebiasaan sehari-hari yang baik dari bangsa yang telah nyata maju dan berhasil.
Untuk sekedar pengayaan khazanah wawasan kita,berikut ini saya kutip sebagian isi blog teman kita yang menurut proflilnya beliau sedang tinggal di  negeri matahari terbit sono.
Inilah sebagian kebiasaan bangsa Jepang yang layak kita tiru :
1.      Ketika di kendaraan
Orang - orang Jepang mengisinya dengan membaca atau malah sekalian tidur.
2.      Ketika sehabis makan di kendaraan umum
Mereka akan memasukkan sampah,atau bekas kemasan makanan ke sakunya atau langsung di masukkan ke tempat sampah.
3.      Ketika di kelas atau ruang Kuliah
Bangku yang kosong banyak di bagian belakang,yang bagian depan selalu penuh
4.      Ketika dosen sedang menyampaikan kuliahnya
Mahasiswa Jepang menyimak dengan baik sehingga keadaan kelas sunyi senyap,semua konsentrasi ke materi yang sedang disampaikan dengan serius.
5.      Ketika ada tugas dari dosen atau kantor
Segera hari itu atau beberapa jam dari sejak diberi tugas,akan segera mencari cara dan mengerjakannya dengan antusias tidak menunda-nunda waktu untuk dikerjakan nanti-atau nanti di lain waktu.
6.      Ketika terlambat masuk kuliah atau kelas atau tempat kerja
Masuk dengan permisi memohon maaf sampai terbungkuk-bungkuk dengan menyesal dan bertanggung jawab untuk tidak mengulanginya lagi.
7.      Ketika jam kantor,jam kerja berjalan 
Di jalanan sepi banget karena mereka dispilin dan patuh kepada waktu kerja,tidak dipakai keluyuran.
8.      Ketika berangkat ke kantor atau sekolahan
Mereka suka menggunakan angkutan umum,jarang memakai kendaraan pribadi.
9.      Ketika janjian ketemu atau kerja
Pada umunya mereka tepat waktu,jangan sekali-kali anda melewati waktu dengan ngaret bila berjanji ketemuan dengan orang Jepang.
10.  Membuang Sampah
Ketika membuang sampah mereka dispilin dengan membuang sampah organik dan anorganik dipisahkan
11.  Cara berjalan 
Pada umunya cara berjalan mereka gesit dan cepat karena tidak mau terlambat pergi ke tempat kerja atau tempat tujuan.
12.  Suka membaca,membaca menjadi sebagian kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan dan seakan menjadi sudah mendarah daging.
Tentu saja masih banyak kebiasaan-kebiasaan sehari-hari mereka yang tidak bisa saya tulis di sini dan diambil dari berbagai sumber.
Hanya dengan semangat berbagi saja,semoga bermanfaat bagi diri kita semua,walaupun artikel serupa pasti banyak dengan tema yang sama tetapi mungkin saja kesempatan membaca anda terbatas dan sekarang bertemu dengan tulisan berbagi di blog saya ini.
Terima kasih telah membaca,salam hangat.Terima kasih juga kepada semua teman blogger yang sudah berbagi informasinya.

Sabtu, 09 Februari 2013

Fakta Fakta Tentang Minuman Bersoda

Sering kali kita mendengar bahwa minuman-minuman yang mengandung kafein dan asam fosfat seperti minuman bersoda berpengharuh pada kesehatan tulang, dintaranya karena faktor kafein dan fosfor yang ada di dalamnya. Selama belasan tahun para ilmuwan melakukan berbagai investigasi untuk menjawab hal ini.
Ini adalah 10 fakta atas pertanyaan seputar minuman bersoda dan kesehatan tulang.
T: Apakah mengonsumsi minuman berkafein atau minuman berkarbonasi melemahkan tulang dan menyebabkan osteoporosis?
J: Tidak. Mengonsumsi minuman berkafein atau minuman bersoda tidak melemahkan tulang atau menyebabkan osteoporosis. Seperti yang dilansir oleh the Internatinonal Osteoporosis Foundation (IOF), faktor resiko osteoporosis adalah usia, jenis kelamin (lebih rentan pada perempuan), bawaan keluarga, menopause, gizi buruk, kekurangan kalsium, serta asupan vitamin D, kurang olahraga, berat tubuh yang kurang (terlalu kurus), merokok, dan konsumsi alkohol yang berlebihan (sumber: IOF- Systoms/Risk Factors)
T: Apakah penelitian ilmiah menunjukan minuman bersoda dapat menyebabkan kerusakan pada tulang?
J: Tidak. Selama lebih dari 15 tahun, serangkaian organisasi ilmiah dan organisasi advokasi pasien telah mempelajari apakah minuman bersoda yang mengandung fosfor dan/atau kafein memiliki pengaruh terhadap kesehatan tulang dan menyimpulkan bahwa tidak ada efek negatif pada individu yang sehat, sejauh asupan kalsiumnya mencukupi.
T: Apakah yang dimaksud dengan fosfor?
J: Fosfor adalah mineral alami dan berperan penting dalam bagaimana tubuh kita mendapatkan energi. Fosfor adalah komponen utama tulang dan gigi. Asam fosfat (mengandung fosfor) banyak digunakan sebagai pengawet pada bermacam makanan dan minuman. Sebagian kecil digunakan pada beberapa minuman kola untuk mempertajam rasanya. Fosfor dapat ditemukan pada susu, keju, daging, roti, dedak beras, cereal, telur, kacang-kacangan, ikan, 100% jus, minuman rasa buah, minuman berbahan dasar kedelai, minuman ringan (soft drink), minuman ringan-rendah kalori dan minuman olah raga.
T: Berapa rekomendasi asupan fosfor per hari?
J: WHO dan FAO (Food and Agriculture Organization of the United Nation) belum mengeluarkan rekomendasi ini, namun beberapa negara sudah. Contohnya di Inggris, referensi asupan gizi untuk fosfor adalah 550mg/hari (dewasa), tidak termasuk wanita hamil atau menyusui (sumber: British Nutrition Foundation). The U.S. Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan asupan fosfor hingga 700mg/hari (dewasa di atas 18 tahun), termasuk wanita hamil dan menyusui (sumber: IOM 1997)
T: Berapa kadar fosfor dalam minuman bersoda?
J: Kandungan fosfor dalam minuman soda sangat sedikit. Fosfor dipakai dalam bentuk asam fosfat, yang dipakai untuk mempertajam rasa pada minuman kola. Satu gelas (240mL) Coca-Cola misalnya , mengandung 41 mg fosfor. Sebagai perbandingan, dalam takaran yang sama, susu mengandung 200mg fosfor, 1 piring ayam masak (140 gram) bisa mengandung 230mg fosfor dan 1 piring nasi putih (150 gram) mengandung 90 mg fosfor.
T: Benarkah asam fosfat dalam minuman bersoda memiliki pengaruh lain bagi tubuh dibanding dengan fosfor yang ada dalam makanan lainnya?
J: Tidak. Asam fosfat yang dikonsumsi dari minuman kola atau minuman bersoda lainnya akan dicerna dalam lambung dan diserap tubuh sebagai fosfat. Hal ini berlaku sama pada makanan lainnya yang mengandung fosfor, seperti dari daging, keju, kacang-kacangan atau biji-bijian yang juga akan diserap tubuh sebagai fosfat. Untuk alasan inilah, asam fosfat juga dihitung sebagai salah satu sumber fosfor dalam kebutuhan total asupan fosfor bagi tubuh.
Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA) telah menetapkan batas toleransi maksimum untuk asupan harian untuk fosfor, yaitu 70mg/kg berat badan. Ini mencakup fosfor dari semua sumber untuk rata-rata laki-laki dewasa dengan berat rata-rata 70 kg, setara dengan 4.900 mg fosfor/hari. Segelas (240ml [8 fl. oz]) Coca-Cola mengandung 41 mg fosfor.
T: Apakah vitamin K juga penting untuk membantu tulang kuat dan sehat?
J: Benar. Beberapa studi membenarkan vitamin K berdampak pada kondisi tulang yang lebih baik pada orang dewasa dan anak-anak. (sumber: Bugel 2008; Tsugawa 2006; Feskanich 1999; Booth 2000-2004; van Summeren 2008). Tubuh membutuhkan vitamin K sebagai sumber mineral tulang untuk memperkuatnya. Seperti kalsium dan vitamin D, vitamin K juga merupakan zat gizi pentingyang membantu untuk membentuk tulang yang kuat.
T: Apakah pemanis berkalori seperti gula berpengaruh pada tulang?
J: Pada bulan Juni 2008, ada sebuah penelitian yang melihat pengaruh pemanis berkalori seperti gula dan high fructose corn syrup (sirup jagung tinggi fruktosa) pada kesehatan tulang. Hasilnya adalah tidak ditemukannya cukup literatur ilmiah untuk menyimpulkan pengaruh ini. (Sumber: Tsanzi 2008). Tahun 2003, sebuah publikasi menunjukan gula meningkatkan pengeluaran kalsium lewat air seni, namun didapati bahwa tubuh kita akan beradaptasi sehingga tidak menimbulkan net loss kalsium (sumber: Fitzpatrick 2003). Yang terpenting adalah tetap menjalankan pola makan sehat, cukup kalsium, vitamin D dan K, ditambah dengan aktivitas fisik termasuk berolahraga dengan beban.
T: Apakah terlalu banyak mengonsumsi kafein menyebabkan tubuh sulit menyerap kalsium, melemahkan tulang, dan osteoporosis?
J: Tidak Benar. Selama lebih dari 15 tahun, serangkaian organisasi ilmiah dan organisasi advokasi pasien telah mempelajari apakah minuman bersoda yang mengandung fosfor dan/atau kafein memiliki pengaruh terhadap kesehatan tulang dan menyimpulkan bahwa tidak ada efek negatif pada individu yang sehat, sejauh asupan kalsiumnya mencukupi.
T: Disamping nutrisi dan aktivitas fisik, faktor gaya hidup lain apakah yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang?
J: Berdasarkan Internasional Osteoporosis Foundation (IOF), kebiasaan tidak merokok dan mehindari konsumsi alkohol berlebih merupakan gaya hidup yang penting dilakukan untuk melindungi tulang. (Sumber: IOF – Prevention)